Minggu, 01 April 2012

KILAU 'INTAN' BANJAR

Dunia seleberiti sangat dekat dengan gemerlap dunia hiburan yang glamour dan menjadi pusat perhatian khalayak. Kiprah beberapa orang banua ini di dunia hiburan nasional telah menjadikan mereka sebagai idola bagi sebagian masyarakat. Sumber informasi didapatkan dari Wikipedia dan beberapa sumber lain.

Gusti Erhandy Rakhmatullah (lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 10 Maret 1980; umur 32 tahun) atau yang lebih dikenal dengan panggilan Hendy Gigi adalah seorang penabuh drum dari grup musik Gigi. Hendy yang asli berdarah Banjar ini mulai dikenal masyarakat luas saat bergabung dengan Gigi pada tahun 2005, tepatnya pada album Next Chapter. Pertama kali mulai mengenal perangkat drum saat masih kanak-kanak di Banjarmasin, ketika itu rumahnya sering digunakan untuk latihan band oleh kakaknya. Hendy yang waktu itu masih duduk di kelas empat SD (1989) ingin sekali berguru pada Gilang Ramadhan. Sayang sekali karena padatnya jadwal Gilang, Hendy hanya berkesempatan belajar pada asisten Gilang yaitu Lemmy Ibrahim di Farabi Indra Lesmana Workshop (sekolah musik yang dikelola Indra Lesmana saat itu). Ada cerita unik sewaktu Hendy sedang melakukan les drum di Farabi. Ketika sedang berkonsentrasi di salah satu kelas, tiba-tiba ada yang menjenguk. Si penjenguk menyapa Hendy kecil dan berkata “Sini gua gitarin”. Kayaknya sang gitaris menyukai penabuh drum kecil karena pada saat itu permainan drumnya sudah cukup piawai. Maka terjadilah sebuah jam session kecil-kecilan antara Hendy dan gitaris tadi. Saat itu juga ada Indra Lesmana dan Gilang Ramadhan di tempat tersebut. Belakangan baru ketahuan kalo pemain gitar tadi ternyata adalah Dewa Budjana [1](waktu itu Gigi belum terbentuk). Unik dan lucu ketika dua musisi yang satu masih anak-anak berumur 9 tahun dan satunya sudah berumur 26 tahun pada saat itu bertemu dan main bersama. Dan setelah lima belas tahun kemudian, dua orang itu bermain bersama di GIGI.


Terry Naharyana Enani Putri (lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 1 Desember 1979; umur 32 tahun) adalah seorang presenter televisi, bintang iklan, aktris dan pembawa acara di tanah air. Ia bertinggi badan 158 cm dan beragama Islam. Ia adalah anak ketiga dari pasangan H. Yusrip Enaniey (alm) dan H. Tiny Yusrip, kakak laki-lakinya bernama Eka Yulianda Enani Putra dan sudah menikah dengan wanita yang bernama Julita. Juga mempunyai kakak perempuan yang bernama Dewi Oktaviana Enani Putri dan sudah menikah dengan Irwan Wahdi serta mempunyai adik perempuan yang bernama Jeananiey Adinda Putri. Terry sempat menjalin hubungan dengan Aldi Bragi, namun hubungan ini kandas. Mei 2009, Terry resmi memiliki kekasih baru, yakni Rully Johan, seorang teman lamanya. Mengawali karier sebagai model dan bintang iklan, Terry menyelesaikan kuliah terlebih dulu, baru menerima job sinetron & menjadi host TV.

Fatur yang memiliki nama lengkap Faturachman (lahir di Tanjung, Kalimantan Selatan, 16 Desember 1968; umur 43 tahun) adalah penyanyi dan aktor Indonesia. Fatur juga dikenal sebagai Fatur Java Jive karena selama 10 tahun, Fatur menjadi vokalis grup band Java Jive. Fatur memasuki dunia hiburan bersama grup musik Java Jive sebagai vokalis. Namun setelah mengeluarkan empat album bersama Java Jive, yaitu Kau yang Terindah, Gerangan Cinta, Buah Hati, dan Dia, Fatur memilih mengundurkan diri pada Mei 2000. Pada tahun yang sama, nama Fatur juga melejit berkat lagu "Kulakukan Semua Untukmu" berduet dengan Nadila di album kompilasi Love 2000. Sebelum berpisah dari Java jive, Fatur pernah mengeluarkan album solo perdananya, Selalu untuk Selamanya (1997). Album kolaborasi Fatur dan Capung, gitaris Java Jive ini sukses di pasaran. Tahun 2003, Fatur-Capung kembali berkolaborasi dalam album solo kedua Fatur, Kisah Kita. Setelah merilis album keduanya, tahun 2006 Fatur bergabung kembali dengan teman-temannya di Java Jive, Danny, Noey, Tony, dan Edwin merilis album 1993-2006. Hanya ada tiga lagu baru di album tersebut, yaitu "Cantik Tapi Menyakitkan", "Yang Aku Cinta", dan "Pagi Merah", sedangkan 13 sisanya adalah lagu-lagu mereka yang telah menjadi hits. Tak hanya menyanyi, Fatur juga menjajal layar lebar dengan bermain dalam film garapan Garin Nugroho, Sutan Syahrir

Febiolla Ramlan (lahir di Banjarmasin, 15 Februari 1980; umur 32 tahun) atau lebih dikenal luas dengan nama Olla Ramlan, adalah seorang model dan pemeran Indonesia. Ia mengawali kariernya sebagai finalis ajang pemilihan Cover Girl Mode tahun 2007. Karirnya di dunia entertainment dimulai berkat andil kakaknya Lolitha Ramlan, yang mengirimkan formulir untuk ajang pemilihan tersebut. Olla sukses menjadi juara favorit. Tawaran bermain sinetron dan bintang iklan lalu berdatangan. Olla Ramlan yang memulai karier dengan menjadi model, kemudian melanjutkan dengan merambah dunia seni peran dengan bermain dalam beberapa judul sinetron. Ia tampil apik dalam sinetron Shakila, serta membintangi sebuah iklan kopi yang dialognya hingga kini masih diingat pemirsa dengan "Pagi Donna". Pada November 2010, Olla resmi ditunjuk sebagai duta merek Yahoo OMG!.

Iandhika Mulya Ramadan lebih dikenal sebagai Ian Kasela (lahir di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 17 September 1976; umur 35 tahun) adalah vokalis grup band radja. Bersama kakaknya, Moldy, dan temannya, Shuma dan Adit membentuk band ini pada 17 Maret 2001. Mei 2003, personel band mereka berubah menjadi Ian, Moldy, Indra, dan Seno hingga saat ini. Namun pada awal April 2010,Indra dan Seno memutuskan untuk keluar dari Radja. Maka band ini pun bubar sejak hari itu. Perjuangan Ian menjadi tenar seperti sekarang merupakan perjalanan yang panjang. Hanya berbekal kemampuan vokal, Ian pun hijrah ke Jakarta setelah lulus SMA tahun 1993, menyusul kakaknya, Moldy. Moldy tinggal di Jakarta sejak tahun 1990 dan menjadi additional player serta pengatur sound di grup musik terkenal saat itu, U Camp. Keberuntungan menghampiri Ian, U Camp membutuhkan backing vocal dan Ian ditawari untuk mengisinya.

Setelah 3 tahun menjadi penyanyi latar, dan seorang produser melihat potensi suara Ian dan menawarinya untuk rekaman. Album pertama Ian, "Tak Mau Sendiri" berisi 10 lagu yang diproduseri oleh Metrotama Record beredar di pasaran. Sayang karena kurangnya promosi, album ini tak seperti yang diharapkan. Tak patah semangat, setahun kemudian, tahun 1997, Ian masuk dapur rekaman kembali dan mengeluarkan album keduanya "Melayang" berisi 10 lagu yang diproduksi Gita Gemilang. Ian juga rekaman album kompilasi bertajuk "Cinta Negeri Serumpun" (1997) yang diproduksi Satria Kurnia Utama Record. Dalam salah satunya lagu, Ian duet dengan lady rocker era 80 an, Sylvia Saartje. Penjualan kedua album ini juga bernasib sama seperti album perdananya.

Ian memutuskan untuk jeda sejenak dari dapur rekaman, dan mengikuti Moldy bermain di kafe-kafe. Pada tahun 2001, Ian dan Moldy dengan mengajak serta Shuma dan Adit membentuk radja pada 17 Maret 2001. Mereka rekaman album perdana bertajuk “Lepas Masa Lalu“ dengan hitsnya "Biar Aku Menjagamu". Sayangnya album perdana radja tak dapat didistribusikan dan dipormosikan secara maksimal akibat masalah internal yang mendera Universal Music Indonesia, tempat radja bernaung.

Pertengahan 2002, Shuma dan Adit memutuskan keluar dari radja. Posisi mereka digantikan oleh Indra (bassist) dan Seno (drummer) sejak Mei 2003. Dengan formasi baru, mereka masuk dapur rekaman lagi. Album kedua bertajuk "Manusia Biasa" dengan lagu hits “Cinderella“ dan “Jujur" diproduksi Malta Music Indonesia. Album kedua radja lagi-lagi tidak dapat diedarkan secara maksimal. Hal ini membuat radja memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak kerja sama mereka yang saat itu berakhir pada tahun 2004.

Akhir tahun 2004, radja bergabung dengan EMI Music Indonesia. radja pun meluncurkan album repackage yang diberi judul “Langkah Baru“, berisikan lagu-lagu mereka di album sebelumnya ditambah dengan 3 buah lagu baru, pada awal tahun 2005. Tak dinyana album ini begitu meledak di pasaran dan meraih Golden Award untuk penjualan kaset di atas 75.000 kopi. Keberhasilan ini diikuti oleh keberhasilan album radja berikutnya, "Aku Ada Karena Kau Ada" (2006), "1000 Bulan" (2006), "Untuk Semua" (2007). Selain menyanyi, Ian juga pernah bermain dalam sebuah film televisi (FTV)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar